Bayu.ps
Faksimile
Dari Wikiapbn
Faksimile (fax, juga dieja
sebagai "faksimili" atau "facsimile") adalah perangkat
komunikasi yang berfungsi menyalin, mengirim, dan menerima dokumen melalui
jaringan telepon. Mesin faksimile bekerja seperti gabungan antara telepon dan
foto copy. Kelebihan faksimile adalah kemampuannya mengirimkan dan menerima
data dalam bentuk teks.[1]
Pranala Luar
Leased line
Telepon
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Telepon kuno jenis GAA 2472
Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesansuara (terutama pesan yang berbentuk percakapan).
Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam
jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi
dengan pengguna lainnya.
|
Daftar isi
|
Ketika gagang telepon diangkat, posisi telepon disebut off hook. Lalu sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian
positifnya akan berfungsi sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada
bagian negatif akan berfungsi sebagai Ring yang menunjukkan angka -48V DC.
Kedua jalur ini yang nantinya akan memproses pesan dari sender untuk sampai ke receiver. Agar dapat menghasilkan suara pada telepon,
sinyal elektrik ditransmisikan melalui kabel telepon yang kemudian diubah
menjadi sinyal yang dapat didengar oleh teleponreceiver. Untuk teknologi analog, transmisi sinyal analog yang dikirimkan daricentral
office (CO) akan diubah
menjadi transmisi digital. Angka-angka sebagai nomer telepon merupakan
penggabungan antara nada-nada dan frekuensi tertentu yang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency DTMF dan memiliki satuanHertz. Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan
menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan muncul getaran. Bunyi
yang muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap digunakan.
·
1871, Antonio Meucci
mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk
suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel.
·
1875, perusahaan
telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric
Telegraphs. Sistem ini
menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
·
1876, perusahaan Bell
mematenkan Improvement in
Telegraphy. Sistem ini
memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.
·
1877, The Charles
Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuat dengan
pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan
dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Alexander Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan tersebut sehingga pada
akhir tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan. Perusahaan Bell juga
telah mematenkan telepon electro-magneticyang menggunakan magnet permanen, diafragma
besi, dan dering panggilan.
·
1878, papan pengganti
secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui
sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan
Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
·
1880, sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire.
Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang seringkali dirasakan dengan
penggunaan jalurone-wire.
·
1891, telepon dengan
nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secara otomatis
menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dial berdasarkan instruksi.
·
1915, telepon dengan
sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkan
pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara. ====
Princess Phone
·
1940, telepon mobile
pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini sebelumnya digunakan
sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan meningkatkan kualitas
radar. Selesai perang, ratusan telepon dipasang dengan menggunakan sistem ini. Microwave radio dipasang untuk hubungan jarak jauh.
·
1959, telepon Princess
pertama kali diperkenalkan
·
1963, telepon dengan
tombol bersuara diluncurkan
·
1971, perusahaan
telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengemangkan sistem komunikasi yang dikembangkan
untuk bisnis. Berjuta-juta saluran telepon telah digunakan masyarakat.
·
1983, Judge Harold
Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang sebelumnya telah dicabut
hak monopolinya.
·
1899, AT&T atau The American Telephone and Telegraph Company telah mandapatkan asset dan mendapatkan hak
paten dari perusahaan American Bell. AT&T didirikan tahun 1885 sebagai
pemilik keseluruhan subsidi dari American Bell yang bertugas mendirikan dan
mengoperasikan jaringan telepon jarak jauh.
·
1913, amplifirers elektric pertama kali dipraktekkan oleh AT&T.
sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar-benua.
·
1927, AT&T memulai
proyek layanan telepon lintas-atlantik di London dengan menggunakan dua jalur
radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karena banyak terjadi gangguan
dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan biaya teleponnya yang mahal.
Kemudian proyek ini dipindahkan menjadi lintas-pasifik pada tahun 1964.
·
1969, pengguna telepon
di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi laboratorium sistem telepon
paling baik di dunia.
·
1990, pertumbuhan
komputer yang kemudian disusul dengan munculnyainternet membuat pola pengiriman pesan bergeser dari
percakapan menjadi pengiriman data.
MAWAN.
Public Switched Telephone Network (PSTN) dilakukan berdasarkan hubungan langsung
antara sender dengan receiver yang harus menggunakan kabel tembaga, serat optic, satellite, fixed wireless, dan mobile wireless
circuit. Penggunaan jaringan tersebut melibatkan komponen dasar yaitu telepon,
network access, central office (CO), trunks and special
circuit, dan customer premise equipment(CPE).perkembangan PSTN sebagai sistem telepon
digital telah meningkatkan kapasitas dan kalitas jaringanya sehingga
memungkinkan untuk menggunakan beberapa saluran komunikasi dalam sebuah medium
pertukaran.
Jenis telepon IP lewat Internet
Telepon IP (Internet Protocol) merupakan telepon teknologi baru
yang menggunakan protokol internet dalam pengoperasiannya. Telepon IP ini dapat
digunakan untuk memindahkan hubungan untuk mengganti suara, mengirim fax, paket video, dan bentuk penyampaian informasi lainnya yang
telah digunakan pada sistem telepon terdahulu. Telepon IP menggunakan koneksi
internet untuk mengirimkan data. Dalam perkembangannya, layanan telepon IP akan
bekerja sama dengan perusahaan telepon lokal, provider jarak jauh seperti
AT&T, perusahaan TV cabel, Internet Service Providers (ISPs), dan operator
layanan wireless. Telepon IP merupakan bagian penting dalam penggabungan antara
komputer, telepon, dan televisi dalam satu lingkungan komunikasi. VoIP (Voice
over IP) adalah pengorganisasian untuk menstandardisasi telepon IP. VoIP
digunakan sebagai landasan untuk unified message (UM) dan unified communications (UC). Tanpa VoIP, integrasi dari berbagai
program server akan sulit dilakukan. Jaringan yang ada pada IP bukan tipe yang
siap untuk menghadapi lalu lintas VoIP sistem LAN harus dibagi antara VLAN
dengan pesan suara dan data.
Next-generation networks (NGN) mengubah pendekatan “satu jaringan, satu layanan” menjadi pengiriman berbagai
layanan melalui satu jaringan. Didasarkan pada sistem internet protocol (IP), NGN dibangun pada pengembangan jaringanbroadband, Voice over IP (VoIP), konvergensi fixed-mobile dan IP televisi (IPTV).
Jaringan generasi baru ini menggunakan sejumlah teknologi seperti nirkabel dan
mobile, serat dan kabel, atau dengan pembaharuan jalur tembaga yang ada. Negara
yang telah mengadopsi teknologi ini adalah negara-negara maju. Negara
berkembang dapat mengadopsi teknologi NGN ini dengan menggunakan akses
broadband nirkabel sehingga membuat pembangunan teknologi informasi dan
komunikasi (ICT) dapat menghilangkan hambatan untuk berinovasi dan
berinvestasi. Dalam perkembangan teknologi NGN, ada dua teknologi yang berperan
pada jaringan berbasis transmisi optik, yaitu SDH dan DWDM. Kemampuan mengirimkan bandwidth pada SDH mencapai STM-64 (10 Gbps), sedangkan
pada DWDM adalah n x 2,5 Gbps atau n x 10 Gbps (n adalah jumlah panjang
gelombang). Resiko dari besarnya kapasitas kedua teknologi ini adalah hilangnya
informasi yang cukup besar saat terjadinya kegagalan dalam pengiriman jaringan.
Sistem proteksi yang umum digunakan dalam NGN adalah proteksi perangkat,
proteksi link, proteksi berdasarkan topologi, dan proteksi kanal optik (DWDM).
Pada sistem proteksi perangkat, sinyal dari jalur kanal proteksi akan dibuang
dan dialihkan ke kanal kerja jika sinyal yang diterima dari jalur ujung
pengiriman sudah bekerja secara benar. Pada sistem proteksi link, link fisik
yang digunakan menjadi pokok pengolahan proteksi. Namun, proteksi yang
digunakan dalam NGN sangat bergantung pada kebutuhan jaringan itu sendiri.
Keseluruhan tipe proteksi tersebut tidak ada yang memenuhi semua kebutuhan
proteksi NGN.
·
Jones, S., Kovac, R.,
& Groom F. M. (2009). Introduction to Communication Technologies : A
Guide for Non Engineers. Bocaraton, FL:CRC Press.
·
Hersent, olivies,David
Gurle,& Jean-Pierre Petit (2000). IP Technology:Packet-based Multimedia
Communications Systems. London, Addison Weastley.
·
Josephson, Matthew
(1992), Edison: A Biography, Wiley, 1992
·
Huurdeman, Anton A.
(2003), The Worldwide History
of Telecommunications, IEEE Press and J.
Wiley & Sons, 2003
·
Mike Sexton & Andy
Reid (1992), Transmission
Networking: SONET and The Synchronous Digital Hierarchy, Artech House Boston London.
09:57
PENGERTIAN
JARINGAN WIRELESS
Jaringan Nirlakabel atau dikenal dengan nama Wireless, merupakan salah satu media transmisi yang
menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang
dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik
tersebut. Teknologi wireless jarak jauh, sangat
berpotensi untuk diterapkan pada daerah pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari
teknologi jenis ini adalah biaya pembangunannya yang rendah, kemudahan
pambangunan, dan kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas.
Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless
local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and
Electronics Engineers (IEEE) 802.11. Tidak seperti jaringan kabel, jaringan
wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc.
Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui
sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara
langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari
kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.
Uniknya, Sinyal pada media transmisi wireless ini terputus-putus
(intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda antara pengirim dan penerima
sehingga sinyal terhalang dan tidak sampai pada penerima (gejala ini sangat
terasa pada komunikasi wireless dengan IR). Media transmisi wireless mengalami
gejala yang disebut multipath (propagasi radio dari pengirim ke penerima
melalui banyak jalur yang LoS dan yang tidak LOS/NLoS). Sinyal pada media radio
sangat komplek untuk dipresentasikan kerena sinyalnya menggunakan bilangan
imajiner, memiliki pola radiasi dan memiliki polarisasi(menyebar). Wireless
Bersifat broadcast karena pola radiasinya yang memancar ke segala arah,
sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.
Media transmisi wireless memiliki keunggulan dan kelemahan,
diantaranya sebagai berikut. Adapun keunggulan dari media transmisi
wireless :
·
Biaya pemeliharannya
murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang
mencakup keseluruhan kabel).
·
Infrastrukturnya
berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan
konsep mikrosel dan teknik frequency reuse).
·
Mudah & murah
untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
·
Koneksi Internet akses
24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.
Sedangkan kelemahan yang terletak pada media transmisi wireless
:
·
Biaya peralatan mahal
(kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi
komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan).
·
Delay yang besar,
adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber
interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena
diversity, teknik spread spectrum dll).
·
Kapasitas jaringan
menghadapi keterbatas spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi
dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti
spread spectrum/DS-CDMA).
·
Keamanan data
(kerahasian) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan
teknik spread spectrum) [1,7 dan 9].
Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas,
memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi
dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di
tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat
dilakukan dengan mudah dan cepat.
Fiber optik adalah sebuah
kaca murni yang panjang dan tipis serta berdiameter sebesar rambut manusia. Dan
dalam pengunaannya beberapa fiber optik dijadikan satu dalam sebuah tempat yang
dinamakan kabel optik dan digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa
sinar dalam jarak yang sangat jauh.
Bagian-bagian fiber optik

Core adalah kaca tipis
yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana pengiriman sinar
dilakukan.
Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core).
Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.
Jenis Fiber Optik
1. Single-mode fibersMempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)
2. Multi-mode fibersMempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)

Cara Kerja Fiber Optik

Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.
Keuntungan Fiber Optik
Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.
Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.
Kapasitas lebih besar.
Sinyal degradasi lebih kecil.
Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Fleksibel.
Sinyal digital.
Bagaimana Fiber Optik Dibuat
Making a preform glass cylinder
Proses ini disebut modified chemical vapor deposition (MCVD).
Silikon dan germanium bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 dan GeO2.
SiO2 dan GeO2 menyatu dan membentuk kaca.
Proses ini dilakukan secara otomatis dan membutuhkan waktu beberapa jam.

Drawing the fiber from the preform
Setelah proses pertama selesai preform dimasukkan kedalam fiber drawing tower.
Kemudian dipanaskan 1900-2200 derajat celcius sampai meleleh.
Lelehan tersebut jatuh melewati laser mikrometer sehingga preform membentuk benang.
Dilakukan proses coating dan UV Curing.

Testing the Finished Optical Fiber
Tensile strength: harus mampu menahan 100.000 lb/inch2 atau lebih.
Refractive index profile : menghitung layar untuk pemantulan optik.
Fiber geometry : diameter Core, dimensi cladding, diameter cloating adalah seragam.
Attenuation : menghitung kekuatan sinyal dari berbagai panjang gelombang dan jarak.
Information carrying capacity : bandwith
Chromatic dispersion : penyebaran berbagai panjang gelombang sinar melalui core.
Operating temperature
Kabel Optik Yang Sering Digunakan
Distribution Cable

Indoor/Outdoor Tight Buffer

Indoor/Outdoor Breakout Cable

Aerial Cable/Self-Supporting

Hybrid & Composite Cable

Armored Cable

Low Smoke Zero Halogen (LSZH)

Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core).
Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.
Jenis Fiber Optik
1. Single-mode fibersMempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)

2. Multi-mode fibersMempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)

Cara Kerja Fiber Optik

Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.
Keuntungan Fiber Optik
Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.
Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.
Kapasitas lebih besar.
Sinyal degradasi lebih kecil.
Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Fleksibel.
Sinyal digital.
Bagaimana Fiber Optik Dibuat
Making a preform glass cylinder
Proses ini disebut modified chemical vapor deposition (MCVD).
Silikon dan germanium bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 dan GeO2.
SiO2 dan GeO2 menyatu dan membentuk kaca.
Proses ini dilakukan secara otomatis dan membutuhkan waktu beberapa jam.

Drawing the fiber from the preform
Setelah proses pertama selesai preform dimasukkan kedalam fiber drawing tower.
Kemudian dipanaskan 1900-2200 derajat celcius sampai meleleh.
Lelehan tersebut jatuh melewati laser mikrometer sehingga preform membentuk benang.
Dilakukan proses coating dan UV Curing.

Testing the Finished Optical Fiber
Tensile strength: harus mampu menahan 100.000 lb/inch2 atau lebih.
Refractive index profile : menghitung layar untuk pemantulan optik.
Fiber geometry : diameter Core, dimensi cladding, diameter cloating adalah seragam.
Attenuation : menghitung kekuatan sinyal dari berbagai panjang gelombang dan jarak.
Information carrying capacity : bandwith
Chromatic dispersion : penyebaran berbagai panjang gelombang sinar melalui core.
Operating temperature
Kabel Optik Yang Sering Digunakan
Distribution Cable

Indoor/Outdoor Tight Buffer

Indoor/Outdoor Breakout Cable

Aerial Cable/Self-Supporting

Hybrid & Composite Cable

Armored Cable

Low Smoke Zero Halogen (LSZH)

|
ISDN : Jaringan Telekomunikasi Digital Pelayanan Terpadu
Perkembangan
teknologi telekomunikasi terasa semakin cepat, terutama dengan pesatnya
kemajuan teknologi komputer dan informatika. Saluran telepon,
yang awalnya hanya untuk komunikasi suara, sekarang sudah banyak dimanfaatkan
juga untuk komunikasi data, teks dan gambar atau grafik. Apalagi dengan
munculnya jaringan komputer global yang disebut Internet, perkawinan antara
teknologi informasi dan telekomunikasi ini akan menjadikan dunia berada di
genggaman Anda.
|
||
|
Bagaimana dengan jaringan telepon untuk itu?
Bayangkan,
bila saat ini Anda memegang sebuah Laptop, kemudian dengan
perantara telepon selular Anda masuk ke jaringan Internet, maka Anda sudah
dapat melanglang buana. Anda berkomunikasi dengan kolega yang berada di lain
benua, lewat sura, teks, data, citra dan bahkan video. Namun, hal
itu tidak akan terlaksana dengan baik bila jaringan telepon yang ada masih
kurang mendukung terutama kecepatannya atau banyaknya data yang dapat
disalurkan per satuan waktu. Untuk itulah, Indonesia dalam waktu dekat akan
mengoperasikan Jaringan Digital Pelayanan Terpadu (JDPT) atau lebih dikenal
dengan istilah aslinya sebagai Integrated Services
Digital Network (ISDN).
Banyak keuntungan yang diperoleh bila komunikasi telepon, faksimil, teks, video, transmisi data, gambar dan jaringan komputer menggunakan layanan ISDN ini. Di antaranya adalah kecepatannya yang dapat mencapau 144 Kbps (Kilobit per second) atau bahkan hingga 2 Mbps (Megabit per second). ISDN dapat digambarkan sebagai jaringan telekomunikasi melalui perombakan jaringan telepon, yang dapat melayani aplikasi suara maupun non suara seperti data, teks, citra, dan video pada satu jaringan yang sama. Teknologi jaringan ini diprakarsai oleh H. Shimada pada suatu pertemuan CCITT tahun 1971. Kemudian, aplikasi ISDN segera terwujud setelah CCITT merekomendasikan standar Red Book(1985) dan standar Blue Book (1988) dalam wujud Narrow Band (N-ISDN). ISDN dikembangkan dari jaringan telepon dengan mengusahakan agar tidak melakukan perubahan secara mendasar pada sentral telepon yang sudah ada. Sebab saat ini pada dasarnya jaringan telepon yang telah tersebar secara luas di dunia sudah menggunakan teknik digital pada bagian transmisi dan switching-nya. Jika kita ikuti berita selama satu setengah dasawarsa terakhir, Indonesia telah secara gencar meluaskan jaringan dan mengganti seluruh sentral telepon analog ( telepon 0ntel) menjadi sentral telepon digital (Sentral Telepon Digital Indonesia, STDI). Perluasan jaringan memproyeksikan pemasangan sebesar 5 juta satuan sambungan (SST) pada akhir PELITA VI. Sampai saat ini telah dilaksanakan kerja sama dengan mitra asing untuk pembangunan pertelekomunikasian di Indoensia. Tercatat perusahaan telekomunikasi Jepang, NEC dalam pembangunan STDI II (NEAX-61) dan AT & T (5ESS). Di samping adanya upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan , secara langsung maupun tidak langsung, ini merupakan upaya yang bagus untuk memperlancar evolusi ke arah JDPT.
STDI menjadi JDPT
Pengembangan
STDI dengan kemampuan JDPT menganut beberapa pokok pikiran. Seperti, aplikasi
tidak boleh mempengaruhi aplikasi non-ISDN yang sudah ada. Perubahan dari
sentral non-ISDN menjdai sentral ISDN hanya bersifat tambahan (add-on).
Pelanggan ISDN dan non-ISDN harus dapat ditangani dalam jaringan yang sama.
Dengan kemajuan teknologi ISDN, jaringan STDI harus dapat menyesuaikan secara
ekonomis. STDI dapat berfungsi sebagai sentral lokal, interlokal,
maupun internasional , bahkan dapat dipakai sebagai sentral lokal,
interlokal, maupun internasional, bahkan dapat dipakai sebagai sentral mobile
maupun dibentuk sebagai kontainer untuk dapat memenuhi permintaan beberapa
feature yang menarik, seperti yang ditawarkan Telkom sebagai hotline, pemutaran nomor
sandi, pengalihan nomor telepon, pemanggilan langsung, penerimaan ganda, dan
fungsi-fungsi otomatisasi lainnya.
Aplikasi STDI ditata dengan struktur hardware berupa sentral yang terdiri atas subsistem-subsistem DLU (Digital Line Unit), LTG (Line Trunk Grup), SN (Switching Network), CCNC (Common Cannel Network Controller), CP (Coordination Processor). (Lihat Gambar A, dimana bagian yang ber-raster dianggap mula-mula belum ada). Pada Gambar A terlihat bahwa STDI melakukan pengendalian proces secarra terdistribusi. Pensinyalan dan pemanggilan proses (call processing) dilakukan oleh prosedur di LTG. Sedangkan untuk operasi, pemeliharaan, dan database dilakukan oleh CP. Unit LTG dan CP ini bekerja sama dalam pengaturan komunikasi melaluiSwitching Network (SN). Sementara itu untuk melaksanakan pensinyalan antar sentral, khususnya lapisan 1, 2 dan 3 dari protokol OSI (Open System Interconnection) dilakukan oleh CCNC. Untuk lapisan 4 (seperitelephone user part, atau ISDN user part) dilakukan oleh LTG. DLU adalah unit konsentrator yang paling dekat dengan pelanggan. Alat ini menghubungkan sentral dengan pelanggan melalui LTG dibawa oleh sebuah atau dua primary digital carriers. Konversi sinyal analog dilakukan pada sisi ini guna mendukung kompatibilitas dengan pesawat telepon model lama. Modul konvensi yanag dipasang pada unit DLU ini disebut SLMA (Subscriber Line Module Analog). Konsep ISDN adalah menyediakan jaringan digital antar pelangganend-to-end (dari ujung ke ujung). Gambar B menjelaskan beda antara jaringan telepon yang sudah digital dengan jaringan ISDN, yang mana keseluruhan proses untuk komunikasi ISDN telah digital. Sedangkan pada jaringan telepon digital, terdapat bagian analog pada sisi pelanggan. Dengan menambahkan sebuah konverter dari analog ke digital (A/D) dan dari digital ke analog ke digital (D/A) peralatan analog yang dimiliki pelanggan dapat berkomunikasi melalui sentral digital, dengan cara digitalisasi pada bagian pelanggan ini maka STDI berkembang ke arah JDPT. Untuk mengubah STDI menjadi JDPT masih perlu ditambahkan beberapa modul dan sistem pensinyalan yang mendukung. Untuk pensinyalan antar sentral telepon ditentukan pensinyalan yang disebut Common Cannel Signalling (CCS) System No.7. Dengan digitalisasi dan model pensinyalan yang baru, maka siaplah diimplementasikan konsep ISDN ini.
Mekanisme Pelayanan
Dikenal
dua macam cara untuk akses ke JDPT yaitu Basic Access (micro
access) dan Primary Access
(macro access). Basic Accessmemiliki dua kanal
berkecepatan 64 Kbps, untuk transmisi suara, data, text, dan grafik. Kanal
ini disebut sebagai D-Channel. Dengan demikian akan terdapat jaringan
dengan kecepatan (64 Kbps x 2) + 16 Kbps = 144 Kbps.
Simak kembali Gambar A. Terlihat bahwa terdapat bagian blok yang beraster. Bagian-bagian tersebut merupakan alat-alat yang ditambahkan pada STDI agar berfungsi menjadi JDPT. Dengan menambahkan modul SLMD (Subscriber Line Module Digital) dalam DLU, Basic Access JDPT dapat diaplikasi dalam STDI. Dalam segi hardware, Basic Access mengenal dua macam interface yaitu U-Interfaace yang terpasang di antara sentral dan transmisi jaringan (Network Termination,NT) dan S-Interface yang terpasang di antara NT dan terminal pelanggan (lihat gambar C). Dalam prakteknya, Basic Access masih menggunakan dua kawat tembaga sebagai kanal transmisi yang menghubungkan DLU dengan NT (bagian U-Interface). Tent ini merupakan penghematan yang sangat besar, sebab tidak ada pergantian struktur transmisi jaringan telepon yang sudah ada saat ini dan telah dipakai secara meluas. Peralatan NT sendiri ditempatkan di rumah pelanggan dan memerlukan catu daya listrik untuk mengaktifkannya. Beberapa perusahaan mitra dari mancanegara yang turut berkiprah dalam proyek STDI telah siap dengan produk NT-nya. Pada sisi pelanggan (bagian S-Interface), dipakai 4 buah kawatpassive bus dengan panjang maksimal 150 m dan menggunakan ISDN socket. Terminal yang terhubung dapat mencapai maksimal delapan perangkat berbasisi teknologi ISDN. Tidak menutup kemungkinan terminal konvensional masih dapat dihubungkan ke NT melalui peralatan Terminal Adapter (TA). Disinilah letak keluwesan ISDN, masih bisa menggunakan telepon analog, maupun peralatan lain non-ISDN. Primary Access terdiri atas 30 atau 23 B-Channel dan sebuah D-Channel 64 Kbps/detik dan dikenal dengan PCM30/PCM23. Pelanggan PABX (Privat Automatic Branch Exchange) dapat mempergunakan Primary Access, yaitu lembaga yang memerlukan komunikasi dengan transmisi berkecepatan tinggi. Kecepatan akses data melalui Primary Access bisa mencapai (30 x 64 Kbps) + 64 Kbps = 2 Mbps untuk PCM30 atau (23 x 64 Kbps) + 64 Kbps = 1,5 Mbps untuk PCM23. Peralatan tambahan lainnya yang diperlukan untuk mengembangkan STDI ke arah JDPT yaitu Service Module yang digunakan untuk berhubungan dengan pelayanan khusus seperi database, jaringan data, atau text konvensional. Di samping peralatan hardware, penggantian software perlu dilaksanakan juga untuk menambah fungsi-fungsi baru pelayanan ISDN.
Masa Depan
Tidak
bisa dipungkiri bahwa para ahli di dunia sekarang sudah menemukan dan
memperkenalkan teknik komunikasi yang lebih canggih, seperti pengembangan
NISDN menjadi BISDN (BroadbandISDN) yang menyediakan lebar jalur yang
lebih lebar untuk komunikasi, dari sekedar layanan telepon suara sampai
gambar bergerak (video). Teknologi ini menawarkan kecepatan
transfer data sampai 100 Mbps (Mega Bit per detik). Disampaing itu telah
dikembangkan pula teknik transfer data ATM (Asyncronous Transfer Mode)
yang sanggup mengirimkan data pada kecepatan 140 Mbps, yangmendukung
perkembangan ke arah Information
Superhigway,
semacam "jalan tol' lalu lintas komunikasi yang semakin padat itu.
Sekarang, kita wajib bersyukur dengan segera dibukanya layanan ISDN di Indonesia, yang kabarnya merupakan sumbangsih bidang Telkom kepada ibu pertiwi. Peresmiannya sendiri akan dilakukan pada saat ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-50. Tent dengan segala pertimbangan yang sangat prinsipil, Indoensia akan mengikuti perkembangan bidang tertelekomunikasian dunia, sebagai manifestasik dari arah dan pandangan masa depan yang lebih baik. Dengan segera diterapkannya layanan jaringan ISDN di Indoensia, paling tidak inilah salah satu wuduj nyata adaptaasi hasil perkembangan teknologi telekomunikasi yang canggih ini. |







